Kolaborasi Pemberian Tambahan Gizi dan Edukasi Kesehatan untuk Ibu hamil dan Balita di Hulawa
Suryani merasa sangat terbantu dalam satu tahun terakhir. Bagi Bidan Koordinator Puskesmas Buntulia ini, salah satu faktor penting dalam menekan angka stunting di Desa Hulawa adalah memastikan ibu hamil dan balita selalu mendapatkan gizi yang cukup. Itulah yang setahun terakhir ini dapat terwujud melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan ini didukung oleh Tambang Emas Pani yang beroperasi di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Provinsi Gorontalo, bekerja sama dengan puskesmas tempat Suriyani bekerja, dan Posyandu Hulawa.
Sejak diadakan pada akhir 2024, setiap bulannya PMT menjangkau sekitar 15–20 ibu hamil dan 5–9 balita yang, berdasarkan pantuan Posyandu Hulawa, berstatus kurang gizi. Saat pemeriksaan, kader posyandu dan tenaga medis melakukan penimbangan, pencatatan, dan pemantuan gizi, sementara Tambang Emas Pani mendukung logistik kegiatan dan memberikan paket nutrisi kepada ibu hamil dan balita. Secara berkala, PMT juga memantau kesehatan ibu hamil dan balita, dan yang tak kalah penting: memberikan edukasi kesehatan.
“Program ini memastikan akses gizi tambahan tercukupi,” ujar Suryani. “Sementara, edukasi pola konsumsi sehat dapat langsung kami sampaikan kepada ibu hamil dan balita yang hadir.”
Petugas kesehatan dari Puskesmas Buntulia secara rutin juga melakukan skrining dan edukasi gizi, terutama tentang pentingnya ASI eksklusif, makanan pendamping ASI, dan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pencegahan anemia dan stunting berbasis keluarga. Harapannya, seiring dukungan gizi dan pemantauan kesehatan, kapasitas keluarga dalam mengelola pola konsumsi dan perawatan anak juga meningkat.
PMT terhitung sudah berjalan satu tahun saat diadakan di Posyandu Hulawa pada 13-15 November 2025. Selama tiga hari itu, PMT menangani 90 orang penerima manfaat. Paket PMT yang diberikan mencakup bubur kacang hijau, lima butir telur untuk tiap peserta, susu bagi ibu hamil dan susu khusus bagi balita dalam konsisi stunting.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan jangka panjang dalam peningkatan kesehatan ibu hamil dan anak, khususnya yang memerlukan intervensi gizi,” ujar Mahesha Lugiana, Manajer CSR Tambang Emas Pani. “Kolaborasi dengan Puskesmas Buntulia dan Posyandu Hulawa merupakan langkah strategis kami untuk membantu pemerintah daerah menekan angka stunting.”
PMT disambut baik oleh warga Hulawa. “Banyak perubahan baik, terutama bagi ibu-ibu yang membutuhkan dukungan gizi,” ujar Farma D.J. Mooduto, salah seorang ibu hamil penerima manfaat. “Semoga program ini bisa terus berjalan demi kesehatan anak-anak kami.” Melalui PMT, Tambang Emas Pani berupaya mendukung fondasi kesehatan jangka panjang bagi generasi penerus Pohuwato.
